You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Mayoritas Mengandung Zat Kimia, 63 Kantin Sekolah Diperiksa Jajanannya
photo Nurito - Beritajakarta.id

63 Kantin SD di Jakpus Diperiksa

Untuk mencegah beredarnya makanan mengandung zat berbahaya, sebanyak 63 kantin sekolah dasar (SD) di Jakarta Pusat diperiksa petugas BPOM DKI Jakarta.

Pemeriksaan masih terus berlanjut hingga merata di delapan kecamatan

Asisten Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat, Fahmi mengatakan, saat ini pemeriksaan di kantin dilakukan di 30 SD di Gambir, 7 SD di Senen, di Tanah Abang 10 SD, dan di Sawah Besar 16 SD. Sisanya akan diperiksa secara bertahap.

"Pemeriksaan masih terus berlanjut hingga merata di delapan kecamatan," ujar Fahmi, saat memimpin jalannya pemeriksaan di kantin SDN Paseban 05, Senen, Jakarta Pusat, Senin (12/12).

Petugas Temukan Makanan Mengandung Boraks di Kantin SD

Dari 63 kantin yang diperiksa, sebagian besar jajanan yang dijual mengandung zat berbahaya. Pihaknya kemudian meminta pengelola kantin di seluruh sekolah agar menghentikan penjualan makanan dan minuman mengandung zat berbahaya. Jika membandel, pihaknya akan melaporkan ke aparat berwajib agar diproses secara hukum.

Kasudin Pendidikan Wilayah II Jakarta Pusat, Muhammad Taufik Widrus mengatakan, pihaknya langsung menegur pengelola kantin agar tidak menjual makanan mengandung zat berbahaya tersebut. Selain itu, pihaknya akan mengumpulkan kepala sekolah untuk menyosialisasikan bahayanya makanan mengandung zat berbahaya.

"Bagaimanapun anak-anak harus dijaga kesehatannya. Tidak dibenarkan kantin atau pedagang di lingkungan sekolah menjual makanan mengandung zat kimia berbahaya," ujar Taufik.

Pihaknya, tambah Taufik, segera membuat surat edaran pada para pengelola kantin sekolah agar berhati-hati dalam menjual jajanan di lingkungan sekolah. Berdasarkan data yang ada, di Jakarta Pusat jumlah SDN saat ini sebanyak 130 sekolah, 19 SMP, 5 SMA dan 8 SMK negeri.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6825 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6284 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1427 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1397 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1286 personAldi Geri Lumban Tobing